
Hidup sehat
Untuk mendapatkan anak yang cerdas, maka sang ibu harus menjaga gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Lakukan gaya hidup sehat dengan olahraga teratur (tanyakan pada dokter kandungan Anda olahraga apa yang baik untuk kandungan dan janin dalam kandungan Anda). Hindari rokok, minuman beralkohol, dan obat-obatan yang dapat menghambat perkembangan otak janin.
Konsumsi makanan yang mengandung omega-3 dan DHA, seperti ikan tuna, ikan haring, ikan salmon, atau hati. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan janin akan DHA, konsumsi daging unggas dan kuning telur. Untuk menghindari resiko cacat sumsum tulang belakang dan otak, konsumsi makanan yang mengandung asam folat tinggi, seperti jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan brokoli.
Jauhkan diri Anda dari stress saat mengandung. Stress dapat mempengaruhi perkembangan janin, karena saat mengandung, Anda tidak hidup sendirian tetapi berbagi dengan janin dalam kandungan Anda. Lakukan relaksasi prenatal dengan yoga, misalnya. Atau dengan senam ibu hamil.
Memberi rangsangan pada janin
Pada usia kehamilan 23 minggu, bayi sudah mampu mendengar suara-suara dari luar, meskipun belum sempurna. Ransang otak janin dengan suara musik yang lembut dan menenangkan, seperti musik klasik. Jika Anda muslim, Anda dapat memperdengarkan bacaan Al-Qur’an. Ini bermanfaat disamping merangsang janin, juga mengenalkan Al-Qur’an sejak kecil. Untuk merangsang kemampuan bahasa, menulis, dan membaca anak, Anda dapat mengusap perut ibu dan mengajak berbicara janin. Membacakan buku atau puisi juga dapat mengasah kemampuan janin kelak setelah lahir.
Mengusap perut dengan lembut dan cahaya redup dapat merangsang bayi saat diletakkan didekat kandungan. Anda dapat merasakan adanya gerakan menendang atau kandungan yang bergerak-gerak ketika mengusap kandungan. Hindari cahaya yang terang di dekat kandungan, sepertihalnya orang dewasa, cahaya yang terang dapat mengganggu penglihatan janin.
0 comments:
Post a Comment